Universitas Dian Nuswantoro menunjukkan taringnya dalam ajang ‘Lomba Kreanova’ yang diselenggarakan di Balai Kota Semarang belum lama ini. Dalam kompetisi inovasi tersebut, Udinus mengirimkan dua tim unggulan dari Program Studi S-1 Teknik Biomedis yang memanfaatkan teknologi dalam menjawab tantangan di dunia kesehatan.
Tim pertama memamerkan produk bernama SPECTRA-TB, sebuah sistem skrining TBC otomatis berbasis mikroskop multispektral 16-band yang terintegrasi dengan Artificial Intelligence (AI). Inovasi ini lahir dari kebutuhan mendesak akan diagnosis TBC yang lebih cepat serta akurat di Kota Semarang, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Tim SPECTRA-TB, Candra Fajar Ardiansyah.
“Booth kami menampilkan SPECTRA-TB yang mampu meningkatkan efisiensi kerja tenaga medis. Respons pengunjung sangat positif serta antusias. Banyak yang tertarik karena alat ini mampu mengurangi beban kerja analis medis serta mempercepat deteksi dini,” ujar Candra.
Ia menambahkan bahwa timnya terpilih mewakili Fakultas Teknik (FT) karena nilai kebaruan serta hasil uji alat yang sangat baik. Candra berharap SPECTRA-TB dapat segera diimplementasikan di puskesmas maupun rumah sakit untuk mendukung program Semarang Bebas TBC.
